Tampilkan postingan dengan label jalan jalan ke museum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalan jalan ke museum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

Europe Trip - Musées Royaux des Beaux-Arts de Belgique

sekitar 15 menit naik bus, grup kami sampai di depan L’église Saint-Jacques-sur-Coudenberg. bangunan apa ini? ini gereja neo klasik, ada di lapangan bersejarah Place Royal, tepat di tengah kota Brussels. tapi sayang, tujuan kami bukan untuk masuk ke gereja ini, tapi justru ke bangunan tepat di seberangnya, apa itu?
selamat datang di Les Musées Royaux des Beaux-Arts de Belgique!
atau yang disebut juga dengan ベルギー王立美術館 atau Koninklijke Musea voor Schone Kunsten van België atau The Royal Museums of Fine Arts of Belgium! :D
inilah museum paling terkenal di Belgia, karena merupakan bagian dari 4 museum, yaitu Museum of Ancient Art, Museum of Modern Art, Constantin Meunier Museum dan Antoine Wiertz Museum. museum yang saya datangi, memiliki koleksi sekitar 20.000 lukisan, patung, gambar-gambar yang berasal dari abad ke 15 sampai masa kini. bagian terkenal lebih khususnya lagi, museum ini punya Rubens Room, sebagai rumah lebih dari 20 lukisan sang maestro, Rubens. kalau ditanya, ketika berkunjung ke Belgia, mengapa kita wajib datang ke museum ini? mungkin jawabannya karena inilah museum yang menyimpan koleksi-koleksi terbaik dari seni di Belgia dan ribuan orang datang dari seluruh dunia ke museum ini setiap tahunnya. :)
jalan dari parkiran bus sampai pintu masuk museum, gak bisa melepas pandangan dari patung yang satu ini. ukuran besar, warnanya dah hitam legam dimakan waktu, auranya keren banget! nama patungnya apa, siapa pemahatnya? :D
bayar tiket (EUR 5.00 per orang) dan
marilah kita masuk ke dalam museum!
begitu masuk, kita langsung tiba di hall utama yang besar, ada meja informasi tempat kita bisa ambil peta museum secara gratis plus tanya-tanya informasi lainnya. sehabis ambil peta, ku tanya, boleh gak ambil foto di dalam museum ini, dan jawabannya, boleh! yaaay!
luas museum ini gak begitu besar, apa lagi kalau mau bandingin sama Louvre, ya ini sih kecil.
tapi cukup ramai dikunjungi. pas kami masuk, di hall utama sudah ada sekitar 3 rombongan grup pelajar, kayaknya murid-murid sekolah dasar. dua grup masing-masing sedang menyimak story telling dari pemandunya, yang satu lagi sibuk mengamati satu lukisan besar. dari sekilas pandangan, anak-anak kecil itu menikmati banget dengan muka mereka pada ceria denger penjelasan dari pemandunya. :D
meskipun cuma punya waktu sekitar 2 jam, bisa lah untuk mengitari dua lantai utama dari museum ini. fokus: lukisan-lukisan dan patung-patungnya juga. :D
ku tetap ikut dalam rombongan grup yang memang sudah bawa Japanese speaking guide, jadi tinggal ikutin si pemandu, dengerin penjelasan untuk beberapa lukisan via earphone guide. :)
pertama kami langsung menuju ke lantai dua, tempat koleksi lukisan-lukisan utama. sebenarnya semacam ada pembagian tema dari koleksi atau tujuan utama yang ada di museum ini, yaitu: Aix Annunciation (karya yang ditujukan kepada Master of The Annunciation of Aix-en-Provance), Crucifixion with a Donor (karya dari Bosch), The Death of Marat (lukisan era revolusi Perancis), Landscape, Mars Being Disarmed by Venus, dan lain lain.
karena diperbolehkan mengambil foto,
ini foto-foto dari sebagian karya yang dipajang:
lukisan-lukisannya memang super bagus. ku gak mengerti seni lukis sih, tapi yah sebagai orang awam, cukup megap-megap di depan lukisan-lukisan sebagus itu. entah reflek kagum karena emang sudah tahu itu lukisan bagus semua, atau karena memang melihat dari mata kepala sendiri kalau memang bagus, ya begitu lah. :D
ukuran lukisannya bervariasi. ada yang ukuran kecil, sedang, sampai besaaaaar!
lukisan yang di atas ini, besarnya 3 kali tinggi orang bule. :D
atau juga yang ini yang ada di hall utama. :D
seru sih melihat lukisan yang ukuran kecil, kesannya hebat banget dari kanvas yang kecil bisa menghasilkan penggambaran yang sempurna. tapi melihat lukisan yang super besar juga mendecak kagum, ini dibuatnya niat amat segede gini! :D
selain lukisan, ada juga koleksi patung-patung:
kalau dari patung-patungnya, cuma bisa berkomentar, dibuatnya bagus banget sampai ukiran bentuk badan, otot, mimik muka, sampai detil rambutnya! beberapa patung yang ada di museum ini adalah karya-karya pematung ternama seperti Egide Melot, Georges Geefs, Louis Samain, Guillaume de Groot, dan lain lain.
dari patung, tetap lanjut ke ruangan lukisan lain. jadi tiap ganti ruang, kita diajak ganti suasana atau periode lukisan, juga beda tema. :)
ada beberapa ruangan di lantai 1 dan 2.
ini juga lukisan yang ukurannya gak santai!
tapi emang bagus banget, jadi gak apa-apa deh. hehe. :P
untuk koleksi patung, ada tiga yang jadi favorit. pertama patung yang di depan tadi, kedua patung pria yang di bawah ini (semacam tidur terguling, entah bagaimana nyebutnya), sama patung Napoleon yang berdiri kokoh di tengah hall utama. :)
2 jam di dalam museum yang satu ini gak kerasa banget lho! malah rasanya kurang, kok tiba-tiba dah jam harus kumpul lagi. gak lupa ke souvenir shop, beli beberapa benda kenangan macam kartu pos, akhirnya keluar dari museum. :D
karena ku datang ke museum ini dengan rombongan grup, ku kurang tahu bagaimana cara datang ke museum ini kalau memakai transportasi publik. tapi dari catatan yang bisa ditemukan di internet, Place Royal bisa dicapai dengan menggunakan metro sampai stasiun Trone, lalu sedikit lagi berjalan kaki. :)
Les Musées Royaux des Beaux-Arts de Belgique, c'est magnifique!

Kamis, 19 Januari 2012

Europe Trip : The Mauritshuis Museum

ada apa di Mauritshuis Museum?
tinggal jalan 2 menit, keluar dari gerbang kecil terakhir Binnenhof Courtyard, langsung sampai di depan Mauritshuis Museum. bentuk bangunannya seperti bangunan rumah mewah. ya betul, namanya sendiri mengartikan dulunya ini merupakan rumah/kediaman dari bangsawan John Maurice of Nassau. sekarang bangunan ini menjadi tempat koleksi lukisan dari pelukis-pelukis Belanda ternama semacam Johannes Vermeer, Rembrandt van Rijn, Jan Steen, Frans Hals dan lain lain. nama resminya The Royal Picture Gallery Mauritshuis.
dari luar bangunan dah terlihat beberapa poster dari koleksi lukisan unggulan di Mauritshuis ini. yang sebenernya, ku sendiri belum ngeh betul lukisan apa dan siapa aja itu semua. hehehe. selama ini tahunya lukisan bagus ya Monalisa di Paris atau The Last Supper di Milan. dari tidak tahu, baiknya menjadi tahu bukan? :D
sayangnya di dalam Mauritshuis kita tidak diperbolehkan mengambil satu pun foto. jadi iphone dan kamera dimasukkan ke dalam tas, tas dititipkan ke dalam loker, kami pun diberikan earphone guide (mesin transmitter bentuknya seperti walkman, nantinya pemandu berbicara melalui mesin yang dia pegang, dan kami tinggal mendengarkan penjelasannya dari earphone kuping masing-masing) dan akhirnya bersama dengan grup ditemani seorang pemandu berbahasa Jepang, 1 jam menikmati koleksi-koleksi kerajaan Belanda di Mauritshuis. :)
penjelasan singkat dulu, tur dari Tokyo yang ku ikuti ini memang akan berkutat dengan museum-museum. hehe. jadi akan berkeliling Belanda - Belgia selama 8 hari, dan beberapa tujuan utamanya adalah museum-museum besar di tiap negara.
oke, jadi, apa yang istimewa dari Mauritshuis? setidaknya ada dua.
1. Girl with Pearl Earring.
ada yang pernah dengar tentang lukisan ini sebelumnya? :D
sejujurnya kalau dari nama lukisannya, ku sendiri belum pernah. hehehe. tapi ketika melihat lukisannya kerasa kayaknya pernah melihat entah di film, majalah, atau di mana pun itu.
lukisan ini dilukis oleh Johannes Vermeer, salah satu pelukis paling ternama dari Belanda, dan tentunya ini merupakan salah satu maha karyanya. Perancis punya Monalisa sebagai andalan, Belanda punya lukisan ini sebagai andalan.
seorang Roy yang tentunya nol dalam pengetahuan seni, hanya bisa celingak-celinguk di depan lukisan ini. ukurannya kecil, dan benar-benar lukisan simpel, penggambaran dari seorang gadis yang dilukis dari samping ketika ia menengok ke kiri, dengan memperlihatkan sedang memakai sebuah anting-anting mutiara. kalau dilihat dari dekat memang, orang yang gak mengerti seni pun bisa merasa lukisan ini bagus, terlihat seperti foto asli dengan goresan cat.

mau tahu bukti kalau lukisan ini benar-benar terkenal? salah satu anggota grup yang datang dari Tokyo bilang, dia ikut tur ini khusus untuk melihat lukisan yang satu ini. :D

dan karena terkenal, jelas akhirnya muncul banyak versi dari lukisan ini, baik yang versi film atau becandaan alias parodi, seperti yang ku temuin di internet :



2. The Anatomy Lesson of Dr. Nicolaes Tulp
lukisan ini maha karya Rembrandt van Rijn.
bercerita tentang Dr. Nicolaes Tulp yang melakukan pembedahan di bagian otot lengan untuk para profesional medis. latar belakangnya, Dr. Tulp merupakan anatomis resmi dari kota Amsterdam dan hanya diperbolehkan melakukan sesi pembedahan publik sekali dalam setahun dan mayat yang dibedah tentu hanya diperbolehkan dari mayat seorang kriminal. dalam sesi pembedahan publik tersebut, yang boleh menyimak hanyalah dari kalangan tertentu dan tentunya harus bayar, jadi suasana yang pastinya jarang terjadi waktu itu.

lukisan ini ukurannya cukup besar. di satu dinding, lukisan ini jadi satu pusat perhatian tersendiri meskipun di kiri dan kanannya juga dipasang lukisan-lukisan kecil yang juga bagus. dari penglihatan sendiri, lukisan ini istimewa dari cara penggambaran cahaya yang ada di ruang pembedahan tersebut, mimik ekspresi orang-orang yang menonton dan penggambaran bagian mayat yang sedang dibedah itu. agak serem memang, tapi ya bener bagus. :D

lagi dan lagi, banyak versi parodinya :



Mauritshuis Museum terdiri dari 3 lantai, belasan ruangan yang terhubung dengan pintu-pintu terbuka yang dengan mudahnya buat kita berpindah dari satu ruang ke ruang lain. tiap ruangan punya wallpaper dan jendela plus gorden-gorden besar bernuansa antik mewah khas Belanda. isinya lukisan-lukisan yang otomatis membuat orang yang gak mengerti seni pun, seperti saya, terbengong-bengong saking bagusnya. gak bohong, gak melebih-lebihkan, mau gak percaya juga gapapa, silahkan datang ke sana dan coba sendiri. hehehe. :)

di dalam Mauritshuis ada satu cafe, kita bisa duduk di situ dan makan ringan sambil menatap ke luar jendela yang langsung memperlihatkan suasana kota The Hague dengan bangunan-bangunan pinggir sungainya. waktu itu ku duduk di sini sambil minum kopi hangat sambil nunggu grup yang masih jalan-jalan di dalam sampai waktu berkumpul.
tadinya berharap di sungainya ada angsa-angsa putih sekalian biar lebih kerasa bagusnya, tapi ternyata gak ada. hahaha. tapi ternyata, tanpa angsa pun dah bagus. :)
thank you The Hague!

(semua foto lukisan (asli maupun parodi) berasal dari Google Images)