Rabu, 01 April 2009

with the Konan Joshi's...

jadi, kemarin itu, tepatnya kapan saya sudah lupa (akibat lama tak menyentuh blog ini..hiks..),
saya dan beberapa teman saya menjadi tim dari jurusan Sastra dan Bahasa Jepang yang bertemu dan menjalin kegiatan pertukaran budaya dengan mahasiswi-mahasiswi dari Konan Joshi Daigaku, dari Kobe, Jepang.

kenapa cuma para mahasiswi?
hehehehe.. ya karena Konan Joshi Daigaku adalah universitas khusus perempuan. tapi, katanya, ehmm ehmm, universitas itu adalah universitas paling elit di kota Kobe,
bahkan di daerah Kansai, Jepang. beuh..
dan yang saya lihat adalah, benar sekali. mereka beda dengan mahasiswi-mahasiswi dari Jepang yang pernah saya lihat. dari penampilan, beberapa sangat 'berdandan'. hahaha.
plus, barang bawaan mereka tidak luput dari bentukan brand-brand internasional ternama seperti Marc Jacobs.. beuh...(lagi)



isi kegiatan kami pada hari itu adalah kuliah kebudayaan, dimana kami saling bertukar informasi mengenai perbedaan budaya kedua negara, Indonesia dan Jepang.
walaupun dari kuliah tersebut lebih banyak mereka yang bertanya tentang kondisi budaya disini. hehehe. mereka lagi homestay di lingkungan UGM sih..

kami dari UGM mencoba menyajikan permainan dakon dan domikado, hehehe, mungkin nama permainan ini di tiap daerah bisa beda ya..
plus mereka pun mengajak kami main permainan seperti 'rizumu gemu' dan origami..

after all, thanks for visiting our university and our lovely city, Jogjakarta.
mata Jogja ni kite kudasai.. (^^)

yes, ada tempat tongkrongan baru..

sudah dibuka juga (akhirnya) Empire XXI di Jogja.
setelah sekian lama kami menanti kehadiran bioskop lainnya selain Amplaz 21 yang selama ini sudah semakin bobrok dalam menampilkan film-film terbaru di bumi pelajar ini.. please deh, mana mau kami-kami ini nonton film-film Indonesia yang kacangan gitu di Amplaz lagi?!

semoga, menjelang lulus ini (hahahaha,,,)
kami bisa tetap menikmati senangnya hidup di Jogja..hehehehe...

eksistensi diri..

dengan memasang foto saya sebesar ini di blog sendiri,
apakah saya sudah bisa dibilang menjadi eksis?
anak SD : apa itu eksistensi?
anak SMP : apa itu eksistensi?
anak SMA : ya gitu donk, kan kayak di Ef Es atau Ef Be, pasang foto narsis itu eksis!
saya sendiri : umm...ga tau ya..

mural itu..

Sebuah mural ada di tembok pinggir jalan di perempatan lampu merah Galeria, Jogjakarta. Malam itu, sudah larut, ketika lampu sedang merah, hanya ada tiga buah sepeda motor yang berhenti. Ku lihat mural itu dan ku ambil fotonya.
Tanpa ada maksud, untuk apa sebenarnya aku mengambil foto itu.
Tapi tak apa, buktinya aku bisa menulis sesuatu tentang hal itu di blog ini.

untuk Pola

Pola telah pergi.

Yang telah menemani ku selama tujuh tahun lebih, Pola sudah pergi.

Maafkan aku Pola, aku enggak bisa membelai Pola secara langsung ketika Pola berjuang dengan penyakit itu, ketika Pola sudah dekat dengan maut itu,

ketika Pola akhirnya terbaring lemas dan kaku di sore itu.

Pola sudah aman disana ya.

Terima kasih Pola. My sweetest..


Senin, 23 Maret 2009

Te-Collabo

nama acaranya : Te-Corabo
yang artinya : Technology Collaboration
dimana : Jogja National Museum
kenapa nulis tentang ini : karena saya hadir di acara itu sebagai Japanese Guest Guide
hahahahaha....


acara yang diadakan sebagai peringatan 24 tahun hubungan kerja sama Jogja - Kyoto sebagai sister province ini berlangsung dengan lancar.
diadakan dengan formal karena datangnya Sri Sultan Hamengku Buwono ke X untuk membuka pameran ini.. seneng juga akhirnya bisa melihat sosok yang terhormat seperti beliau dari jarak dekat.. hehehehe...

di acara ini juga dihadiri berbagai pihak seperti muspida provinsi Yogyakarta.. dengan hadirnya beberapa pihak yang dihormati seperti itu, sayangnya menjadikan saya, sebagai pihak yang baru sekali itu ikut membantu pihak Jogja National Museum, malah harus bisa melihat sisi lain dari perencanaan acara itu.. acara yang terkesan tidak direncanakan dengan baik.. kenapa saya bicara seperti ini? lah, justru di pagi hari ketika hari H lah semua job description baru dibagikan.. lalu, ditengah detik-detik menjelang pembukaan, kami yang notabene mengira hanya akan membantu di bidang bahasa Jepang untuk menemani para tamu undangan yang datang dari negeri Jepang, malah jadi ikutan sibuk mencarai asbak, taplak meja, gotong konsumsi, bahkan saya masih harus mencucui dua buah piring sebagai tempat snack bagi para tamu VIP!
plus, sepuluh menit menjelang pembukaan, salah satu bapak panitia, malah meminta saya pergi ke Poltabes kota Jogja untuk mengurus sebuah ijin! haduh,,,,,,, parah nian...

dan dengan niat yang dari awal adalah tulus ingin membantu, akhirnya kami (saya dan teman-teman yang lainnya) tetap berusaha sampai akhir acara.. namanya tulus membantu ya harus sampai akhir donk ya... hehehehe...



di acara ini, dipamerkan produk-produk yang mencitrakan telah adanya kegiatan kolaborasi teknologi antar Jogja dan Kyoto, yaitu Kimono bermotif Batik! melihat beberapa kimono (yang katanya sangat mahal karena harganya bisa sebanding dengan sebuah mobil sedan) ini membuat kita bisa semakin optimis bahwa hubungan kerja sama Jogja Kyoto ke depannya masih bisa eksis dan terus berkembang.. semoga...

bersama partner a.k.a teman sesama salah jurusan di acara ini.. hahahahaha...
serangkaian team penunjang acara yang pada akhirnya kehabisan gaya dan menjadi narsis di depan instalasi karya Yodogawa Technique!

secara keseluruhan, acara ini memang bagus.. tapi semoga, pihak penyelenggaranya bisa lebih memperhatikan bagaimana seharusnya sebuah acara resmi itu bisa direncanakan dengan lebih baik..acara yang baik tidak bisa direncanakan secara mendadak dari pagi hari di hari H nya saja.. semoga bisa dipelajari...

dinner with neechan...

di suatu malam, secara tiba-tiba, ketika ku hanya berpakaian sebuah kaos oblong dan celana (super) pendek ala mau tidur, kedua kakak ku malah ngajak makan seafood!
ya, dah malam gitu, dah jam 8 gitu, yang namanya Roy mah bakal jarang nolak ajakan makan...hahahaha... jadilah di malam itu, dengan dresscode seadanya kami bertiga pergi makan seafood...nyummy! laen kali lagi ya kakak-kakak ku yang tersayang...hahaha...


Sabtu, 14 Februari 2009

menikmati pesta rakyat..

berawal dari acara bermain ke kontrakan barunya popo di daerah Bumijo,
kami-kami yang merasa sedang menjadi pengangguran alias ga ada kerjaan pun memutuskan untuk jalan ke acara pesta rakyat atau pasar malamnya kota Jogja yang disebut dengan Sekaten.. yippie.. jalan-jalan lagi.. XD XD XD
total peserta ada 11 orang, tapi made sempat harus mampir di daerah Malioboro terlebih dahulu untuk menemani sang adik tersayang buat beli kado valentine..
dan kami bersepuluh tetap berjalan ke area Sekaten yaitu di Alun-Alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat..
apa sih Sekaten itu?
menurut ilham dan hemat ku sih (hahahaha..) Sekaten itu adalah pasar malam dengan skala yang cukup besar.. sesuatu yang masih cukup sederhana di tengah hingar-bingar duni hiburan di negeri yang sudah mencoba menjadi negara modern ini sebenarnya, tetapi bukankah inilah wajah asli dunia hiburan di negeri ini yang telah bertahan lama di bumi pertiwi ini?
di Jakarta aja masih sering kok rombongan pasar malam bertengger di sudut-sudut tanah kosong ibukota..








setelah mencoba beberapa wahana seperti rumah hantu dan ombak biru..hehehe..akhirnya kami berkeliling dan makan bakmi jawa di suatu pojok lesehan..hummm..nikmat...hahaha..

dengan berjalan kaki lagi, kami semua menuju halte busway terdekat..dan ketika hanya sekitar 100 meter lagi dari halte, hujan pun turun..satu kata, LARI! (^0^ !!)


di halte busway..ketika hujan..Made pun menunggu seseorang...
hahahaha.. kata ganjreng sih menunggu seorang duda..hahaha..



kami pun pulang naik bus TransJogja malam itu..
dan kami sukses membuat supir dan kondekturnya stress karena kami sangat bergembira (baca : tertawa-tawa dengan sangat keras) di dalam bus itu.. hahahaha..
maaf pak supir, kami hanya sedang sangat bahagia malam itu..


Jumat, 06 Februari 2009

putus asa mencari!

1 minggu habis kalori sebanyak-banyaknya dari hasil jalan kaki ngelilingin beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta hanya untuk mencoba mencari sebuah card-reader!
demi mencoba memindahkan data dari sebuah Micro SD Nokia ke USB tercinta, ya dibutuhkanlah sebuah card-reader..
dimulai dari Cibubur Junction, disitu ku menemukan 3 buah toko yang menjual segala macam kelengkapan komputer.. dan ternyata yang 1 sedang kehabisan stok card-reader (ha? bisa ya?).. yang kedua, cuma terdapat card-reader yang kurang bisa lancar untuk Micro SD (ha? bisa juga ya???).. yang ketiga, lho, kok model card-reader yang setauku harga di Jogjanya cuma seberapa malah jadi meningkat 4x lipat??? males!

putus asa dari Cibubur Junction, diriku menuju Mall Ambassador..
ada buaaanyaaak sekali toko kelengkapan komputer disini..dan satu hal yang membuatku tetap tak jadi membeli card-reader disana..harganya mematikan!

menuju Arion Mall..lho, kok ga ada toko kelengkapan komputer ya?? edan.....
di Plaza Atrium Senen..lah..disini juga ga ada....aaarggh!

habis ide, mending telpon kakak tercinta apakah dia punya card-reader..dan ternyata, dia punya! punya 2 lagi! oh my,,,,, knp jg ga dari tadi gw telpon dia...(>.< !!)

dan sampailah saya di rumah kakak ku tercinta itu.. huhuhu.. ketemu Loemongga deh..senangnya...(^0^)/!!
dan sampailah kaka ku dari kantornya sekitar jam 8 malam dan langsung mencarikan kedua card-reader itu..

karena bingung yang mana bisa dipake, ya ku bawa aja kedua card-reader itu.. dengan perut kenyang setelah makan dan puas bermain dengan Moengga tercinta, pulanglah diriku malam itu..dan paginya, dengan tak sabar ku mencoba kedua card-reader itu....
taraaaaraaaa......! ga bisa juga keduanya membaca Micro SD ku itu!!!!
aaaaarrrrrggggggggggghhhhhhhhh!!! (>.< !!!!!!!!!)


Senin, 19 Januari 2009

sayur bayam, black forest dan babi panggang..

-filosofi sebuah sayur bayam-
suatu siang hari, ku duduk di meja makan untuk menikmati makan siang.
bokap dah makan, nyokap juga dah makan, jadilah ku seorang diri untuk makan.
lauknya simple, ikan kakap dipotong kecil dipedesin (nyummy..) dan sayur bayam yang bening.
seperti biasa masakan nyokap selalu lezat dan kuhabiskan. tapi pas mau penghabisan, ku liat di mangkok sayur bayam masih ada beberapa potongan jagung yang tersisa, berhubung masih laper, ya disantap deh. jagungnya manis banget, empuk pula. dan.. ku jadi berpikir, inilah yang sering kali ku kangenin pas di Jogja. bisa nikmatin masakan nyokap! memang pas ku pulang biasanya nyokap bakal berusaha nyenengin dengan masak masakan yang istimewa, tapi yang simple aja pun bisa ngebuat perasaan bahagia ketika di rumah menjadi meluap-luap! hahaha!
sebuah potongan jagung manis di sayur bayam membuatku makin betah untuk tinggal di rumah!

-filosofi sebuah blackforest-kemarin baru aja perayaan tahun baruan. seperti biasa, udah tradisi, ku n keluarga ku kumpul semua di rumah. dan sebenernya ada satu hal lagi yang sangat menjadi tradisi di keluarga ku. yaitu selalu hadirnya ku blackforest pas acara tahun baru itu.
tapi, hebatnya, malam tahun baru kemarin, ga ada blackforest tersedia! hahaha..
ada apa gerangan? ternyata usut punya usut yang diusut, kakak ku lagi males buat beli kue yang satu itu, dengan alasan : "belinya sih ga masalah, ribet bawanya boo..."
hahaha. dasar males ya males aja..
tapi gapapa sih, toh nyokap tetep bikin kue bolu yang dilapisi krim bertaburkan keju parut yang super menggoda juga yang akhirnya membuat kami kenyang di malam tahun baruan itu. mom's cake always makes us happy!
dan masih sesuai tradisi, berhubung bokap adalah anak cowok tertua yang ada di Jakarta, di tanggal 1 pun datanglah keluarga deket ke rumah. yang datang yaitu namboru-amangboru (tante n paman dari pihak bokap) plus sepupuku dengan suaminya dan adik-adiknya. dan taraaaa..........! mereka membawakan kami blackforest! hahaha! tetep aja, tahun baru kali ini pun kue itu tetep hadir di meja kami!
sebuah tradisi memang bisa menjadi sangat menyenangkan!

-filosofi sebuah babi panggang-yang dimaksud dengan babi panggang disini adalah sebuah masakan. yup, masakan yang sangat enak dan digemari oleh ku (hahahaha) dan sebagian besar anggota keluarga ku.
di tanggal 4 Januari, keluarga besar dari bokap kumpul di rumah om ku di Pulo Asem. yang datang banyak! dan ga lama diriku ga melihat saudara sebanyak itu kumpul, lah, aku sibuk maen di Jogja sih. hehehehe.
ketika acara makan, ku n abang Deny (abang iparku) sempet ngobrol pas sudah menghadap meja makan yang telah dipenuhi makanan siap santap. kami membicarakan tentang mari mengincar babi panggangnya! hahaha.
dan memang benar, piring yang menjadi tempat babi panggang pun menjadi yang paling cepat habis. wah....wah... sebegitu populernya kah?
tapi, masakan ini memang akan selalu muncul di tiap acara besar keluarga kami. memang sih bisa aja nyokap bikin masakan ini buat kita-kita, tapi beda aja. hadirnya masakan babi panggang ini ketika di acara besar keluarga seperti makin memberi rasa kumpulnya keluarga kami. hehehe. apa cuma perasaan n daya imajinasi ku aja ya? hahahaha!

Kamis, 01 Januari 2009

aku merindukanmu..

huhuhu. tulisan ini bukan tentang sebuah lagu dari D'Massive yang berjudul sama seperti judul tulisan ini. tapi ini tentang kerinduan seorang diri Roy akan seorang Loemongga!

keponakan tercinta ku ini manis banget!
dengan kemarin ada sekitar satu minggu dia 'diinapkan' di rumah opung-nya alias bokap nyokap ku, yang ada ku makin deket banget sama si kecil nan imut nan manis ini. (^0^**)

yah, namanya juga baru dapet keponakan. hehehe. rasanya seneng banget.
Loemongga ini keponakan ku dari kakak pertama ku, yang dah menikah tentunya. hehehe.
namanya cukup panjang, Dennise Abigail Loemongga Sitorus. panjang tapi cantik.

hobinya adalah membaca! yup, tepatnya mengambil buku-buku cerita kecil yang telah dibelikan mami nya dan meminta setiap orang yang ada di dekatnya untuk membacakan buku itu untuknya. pinter kan? hehehe. walopun jelas dia belum ngerti banyak hal, tapi Moengga mau tau tentang banyak hal. satu yang paling ku suka, dia dah ngerti untuk manggil aku dengan 'tulang' which means uncle in English. (^-^ **)

sejauh ini ada 2 iklan televisi yang disukain Moengga.
pertama, iklan Axis yang tentang anak kecil tekun nan ulet di Jogjakarta yang jadi inspirasi dari manajemen Axis. kedua, iklan Axis yang tentang tarzan. hahaha.
dasar Moengga, mami nya kerja di XL kok sukanya iklan Axis! ;P

sekarang di Moengga dah di rumahnya. dan kangen banget deh sama dia.
satu yang paling ku sayang dari dia, Moengga dah kenal banget sama tulang-nya ini. dia ga lupa sama aku meski dah sering ninggal dia ke Jogja. kemarin aja pas pertama kali ketemu lagi, dia langsung mau ku gendong n jalan-jalan. huaaah. jadi tambah kangen. (>.<)

i miss you sweety. see you soon!

3 haridistorsi pikiran..

3 hari, tanpa kejelasan tujuan.
tujuan mungkin saja memang bisa dijelaskan, tapi akan susah untuk dimengerti oleh setiap insan manusia yang tidak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikiranku saat ini.

forgive me God.
tadi pas jalan lewatin jembatan penyeberangan di Mangga Dua, ku ngeliat 3 anak kecil (4tahun-an) yang duduk terpisah jauh-jauh, mereka meringkuk dengan posisi seperti ingin menggambarkan mereka telah lama duduk mengemis disana tanpa ada yang memberi mereka perhatian maupun sumbangan. ya, terenyuh n sakit liat itu, ku ga bisa ngebayangin kalau yang duduk disana adalah keponakan ku sendiri. tangan merayap masuk kantong untuk ngambil uang, but wait, yang ku lihat, kedua dari tiga anak itu seketika mengangkat muka mereka n saling memberikan kode seperti mimik tertawa. what? apa cuma sebuah kepura-puraan ya?
seketika juga tanganku mengembalikan uang yang tadi hampir keluar dari kantong celana. forgive me God, i can't give the money to them. i know You know my reasons.