Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Desember 2010

kaos merah, gelora merah putih

ada yg sampe bingung begitu tau gw sampe beli khusus satu kaos bola
cuma untuk pergi nonton pertandingan semifinal
piala AFF Indonesia-Filipina
di Gelora Bung Karno (GBK) tanggal 15 Desember kemarin.

tapi ayo coba diperjelas:
1. seumur hidup, baru kali itu pertama kali gw nonton
pertandingan sepakbola di GBK.
2. emang gw belum pernah punya kaos bola! :D

dan muncullah gw di GBK dengan kaos bola warna merah.
dan sayangnya, ternyata memang itu jg bukan kaos bola,
melainkan baju 0lahraga berwarna merah. XD

peserta kali ini :
Roy Pardomuan,
Salirinda Widya n Shella Caroline.
sebenernya nontonnya jg bareng anggota
forum Skyscrapercity Indonesia jg,
tp ternyata, kok gw ga punya dokumentasinya ya. :(



'kegembiraan' mendapatkan tiket. :D

ternyata ada foto-foto bareng temen-temen Skyscrapercity Indonesia! :D

(photos by mam Hilda and Wicak)

intinya, akhirnya bisa ngerasain gimana rasanya nonton suatu pertandingan sepak bola
bersama sekitar 80 ribu orang lainnya.
suasana gegap gempitanya, gembira begitu liat gol terjadi,
plus ribet n rusuhnya begitu mau masuk dan keluar dari GBK.

ada semacam pikiran yg pernah ada di dlm kepala,
buat apa niat banget nonton pertandingan sepak bola kalo
sehari-hari aja ga maen bola, atau ga pernah
ngikutin berita soal sepak bola, bla bla bla, etc..
tapi, ternyata ga juga. datang aja, dan rasakan aja sensasinya. :)
ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan 80 ribu orang yg ada di GBK,
ketika semua orang bersorak waktu gol tercipta,
dan wajah-wajah puas dan bahagia ketika pulang
dengan tau tim nasional telah menang,
itu semua ga akan tertandingi. :)

sayang untuk pertandingan final, yg akan diadakan hari ini
ketika tulisan ini ditulis,
kami ga nonton bareng lagi. :)

"Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu"

Minggu, 18 Juli 2010

random

sorak gembira para penonton ketika Taufik Hidayat berhasil mencuri satu poin dari lawannya di babak final Indonesia Open 2010. pada akhirnya, Taufik tetap kalah, dengan 'mengalah'.

my first Lomo, the pink Oktomat.
sejauh ini sudah melumat dua buah roll film, satu percobaan tidak begitu mengecewakan, sebagai pembelajaran awal. roll kedua, belum tercetak, biasa, sok sibuk.

Bioskop Grand Senen, foto diambil untuk mengolok salah satu teman yang tetep aja suka menonton film Indonesia (yg menurut saya) yang tidak bermutu. diambil secara spontan ketika proses menyeberang jalan, hasilnya, dilihatin orang sekitar.

bibimba by Waraku, Grand Indonesia.
sejauh ini makanan Korea favorit saya. paling enak dimakan pas masih hangat, tapi jangan coba-coba dimakan ketika masih panas, terutama untuk yang ishiyaki bibimba.

-in every photos, there's always a story-

Senin, 23 Maret 2009

Te-Collabo

nama acaranya : Te-Corabo
yang artinya : Technology Collaboration
dimana : Jogja National Museum
kenapa nulis tentang ini : karena saya hadir di acara itu sebagai Japanese Guest Guide
hahahahaha....


acara yang diadakan sebagai peringatan 24 tahun hubungan kerja sama Jogja - Kyoto sebagai sister province ini berlangsung dengan lancar.
diadakan dengan formal karena datangnya Sri Sultan Hamengku Buwono ke X untuk membuka pameran ini.. seneng juga akhirnya bisa melihat sosok yang terhormat seperti beliau dari jarak dekat.. hehehehe...

di acara ini juga dihadiri berbagai pihak seperti muspida provinsi Yogyakarta.. dengan hadirnya beberapa pihak yang dihormati seperti itu, sayangnya menjadikan saya, sebagai pihak yang baru sekali itu ikut membantu pihak Jogja National Museum, malah harus bisa melihat sisi lain dari perencanaan acara itu.. acara yang terkesan tidak direncanakan dengan baik.. kenapa saya bicara seperti ini? lah, justru di pagi hari ketika hari H lah semua job description baru dibagikan.. lalu, ditengah detik-detik menjelang pembukaan, kami yang notabene mengira hanya akan membantu di bidang bahasa Jepang untuk menemani para tamu undangan yang datang dari negeri Jepang, malah jadi ikutan sibuk mencarai asbak, taplak meja, gotong konsumsi, bahkan saya masih harus mencucui dua buah piring sebagai tempat snack bagi para tamu VIP!
plus, sepuluh menit menjelang pembukaan, salah satu bapak panitia, malah meminta saya pergi ke Poltabes kota Jogja untuk mengurus sebuah ijin! haduh,,,,,,, parah nian...

dan dengan niat yang dari awal adalah tulus ingin membantu, akhirnya kami (saya dan teman-teman yang lainnya) tetap berusaha sampai akhir acara.. namanya tulus membantu ya harus sampai akhir donk ya... hehehehe...



di acara ini, dipamerkan produk-produk yang mencitrakan telah adanya kegiatan kolaborasi teknologi antar Jogja dan Kyoto, yaitu Kimono bermotif Batik! melihat beberapa kimono (yang katanya sangat mahal karena harganya bisa sebanding dengan sebuah mobil sedan) ini membuat kita bisa semakin optimis bahwa hubungan kerja sama Jogja Kyoto ke depannya masih bisa eksis dan terus berkembang.. semoga...

bersama partner a.k.a teman sesama salah jurusan di acara ini.. hahahahaha...
serangkaian team penunjang acara yang pada akhirnya kehabisan gaya dan menjadi narsis di depan instalasi karya Yodogawa Technique!

secara keseluruhan, acara ini memang bagus.. tapi semoga, pihak penyelenggaranya bisa lebih memperhatikan bagaimana seharusnya sebuah acara resmi itu bisa direncanakan dengan lebih baik..acara yang baik tidak bisa direncanakan secara mendadak dari pagi hari di hari H nya saja.. semoga bisa dipelajari...

Sabtu, 14 Februari 2009

menikmati pesta rakyat..

berawal dari acara bermain ke kontrakan barunya popo di daerah Bumijo,
kami-kami yang merasa sedang menjadi pengangguran alias ga ada kerjaan pun memutuskan untuk jalan ke acara pesta rakyat atau pasar malamnya kota Jogja yang disebut dengan Sekaten.. yippie.. jalan-jalan lagi.. XD XD XD
total peserta ada 11 orang, tapi made sempat harus mampir di daerah Malioboro terlebih dahulu untuk menemani sang adik tersayang buat beli kado valentine..
dan kami bersepuluh tetap berjalan ke area Sekaten yaitu di Alun-Alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat..
apa sih Sekaten itu?
menurut ilham dan hemat ku sih (hahahaha..) Sekaten itu adalah pasar malam dengan skala yang cukup besar.. sesuatu yang masih cukup sederhana di tengah hingar-bingar duni hiburan di negeri yang sudah mencoba menjadi negara modern ini sebenarnya, tetapi bukankah inilah wajah asli dunia hiburan di negeri ini yang telah bertahan lama di bumi pertiwi ini?
di Jakarta aja masih sering kok rombongan pasar malam bertengger di sudut-sudut tanah kosong ibukota..








setelah mencoba beberapa wahana seperti rumah hantu dan ombak biru..hehehe..akhirnya kami berkeliling dan makan bakmi jawa di suatu pojok lesehan..hummm..nikmat...hahaha..

dengan berjalan kaki lagi, kami semua menuju halte busway terdekat..dan ketika hanya sekitar 100 meter lagi dari halte, hujan pun turun..satu kata, LARI! (^0^ !!)


di halte busway..ketika hujan..Made pun menunggu seseorang...
hahahaha.. kata ganjreng sih menunggu seorang duda..hahaha..



kami pun pulang naik bus TransJogja malam itu..
dan kami sukses membuat supir dan kondekturnya stress karena kami sangat bergembira (baca : tertawa-tawa dengan sangat keras) di dalam bus itu.. hahahaha..
maaf pak supir, kami hanya sedang sangat bahagia malam itu..


Rabu, 29 Oktober 2008

the ballroom night..

sudah menjadi ritual, ketika program kegiatan kami bersama anggota CheRits selesai, kami akan berkumpul bersama di malam terakhir untuk merayakan program yang telah kami lakukan. biasanya akan dipilih sebuah restoran yang memiliki nuansa kekeluargaan dan eksklusif, tentunya agar kami semua bisa mendapatkan memori yang indah di dalamnya.

dan untuk kegiatan kami di Natsu 2008 ini, kami mendapatkan sebuah 'party' yang diadakan bukan di sebuah restoran, akan tetapi di sebuah ballroom di hotel Grand Mercure Yogyakarta.
what a wonderful night!

dan kali ini, team dari UGM memilih dresscode, yaitu Batik!
sepertinya kami bagaikan orang-orang yang tertelan trend batik yang sedang in, akan tetapi, bukan! kami memang mencintai batik!

sore itu kami dikejutkan! memang sudah maksud kami untuk membuat anggota CheRits terkejut dengan penampilan kami memakai batik, but you know what? kami yang terkejut!
kelima wanita anggota CheRits muncul dengan yukata! lovely!

memang malam itu menjadi beda. kami semua memakai batik, mereka ada yang memakai yukata (kelima wanita), batik (Koji malam itu memakai batik yang ku bantu pilihin di Mirota Batik di hari sebelumnya) serta ada juga yang memakai kaos yang telah kami hadiahkan di awal pertemuan kami.
semua telah masuk ke dalam ballroom yang sangat mendukung suasana bahagia kami pada waktu itu, semua sudah duduk, dan dimulailah acara..
malam itu jadi hangat. kami saling bertukar kata, memberi suatu persembahan untuk Fujiyama sensei. menerima pidato dari senior-senior kami. dan yang paling berkesan, kami saling bertukar kesan yang telah kami dapatkan dalam kegiatan yang telah berlangsung satu minggu.
senyum, tawa, keharuan, tangis pun menjalar.
apakah saya menangis? tanya saja sama yang lain. hehehe.

dan inilah dia, setelah menuju selesainya acara, sesi foto!
hohoho. sebagai leader dari team UGM, saya bisa berfoto dengan kelima wanita yang sedang memakai yukata tersebut! yokatta desu! (^0^)/


and with the boys!

bersama Sawada dan Naoto.. with Sawa, sepertinya banyak senpai di belakang kami yang pada pengen ikut kefoto ya? hehehe.. with Naoto, kok kami berdua kayak agak mabok ya, padahal cuma Naoto lho yang minum bir pas itu..hehehe..

sesi foto ga akan pernah lepas dari kegiatan kami bersama CheRits.
karena apa? terlalu berharga untuk dilewatkan!

upss, don't try this at another party girls! hahaha..

Dame dan gerombolan 'tawanan' UGM nya..

~~~~~~
satu hal lagi yang unik. seperti sesuatu yang jadi kebiasaan, di acara ini diadakan sebuah tes.
tes? yup! anggota UGM akan di tes kemampuan bahasa Jepangnya, dan anggota CheRits akan di tes kemampuan bahasa Indonesianya! kejam? memang...hahahaha..
malam itu yang mendapat poin terendah di team UGM adalah Bayu yang langsung di daulat untuk berkaraoke. dan dari anggota CheRits, Yamatatsu memberikan sebuah pengakuan jujur tentang pengalamannya ketika di pesawat dalam perjalanan dari Kyoto ke Bali..
untuk CheRits, terima kasih untuk tes nya.. tes yang justru menyenangkan, terutama tes listening mengenai logat-logat tradisional bahasa Jepangnya. tanoshikatta!